Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Firm Size, Debt to Equity Ratio, dan Marketing & Selling Expenses terhadap Earning After Tax pada PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2015-2024 Sagita Putri Aldianti; Fakung Rahman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Firm Size, Debt to Equity Ratio, dan Marketing Selling Expenses terhadap Earning After Tax pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2015–2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), koefisien korelasi (R), dan koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS versi 26. Dalam penelitian ini mengumpulkan dokumentasi berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh PT Unilever Indonesia Tbk. Teknik yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data yang berkenaan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Firm Size  berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning After Tax dengan nilai signifikansi 0,003, sedangkan Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,001. Marketing Selling Expenses tidak berpengaruh signifikan terhadap Earning After Tax (EAT) dengan nilai signifikansi 0,828. Secara simultan Firm Size, debt to Equity Ratio, dan Marketing & Selling Expenses berpengaruh signifikan terhadap Earning After Tax dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 95,1% menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan perubahan Earning After Tax sebesar 95,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Secara simultan, variabel Firm Size (FS), Debt to Equity Ratio (DER), dan Marketing & Selling Expenses (MSE) berpengaruh signifikan terhadap Earning After Tax (EAT) pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2015–2024. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan perubahan laba bersih perusahaan.