Kurnia Mar'atus Solichah
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Somatotipe Dan Status Gizi Dengan Performa Atlet UKM Taekwondo Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta Zulvida Hasna Saputri; Kurnia Mar'atus Solichah; Dittasari Putriana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.938

Abstract

Performa atlet taekwondo dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kapasitas aerobik (VO 2 maks) yangdiduga berkaitan dengan karakteristik somatotipe dan status gizi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan somatotipe dan status gizi terhadap performa pada atlet UKM taekwondo Universitas ‘AisyiyahYogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakanpendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposivesampling. Performa diukur menggunakan multistage fitness test (MFT) yang dikonversi menjadi nilai VO 2 maks,status gizi dihitung berdasarkan indeks massa tubuh (IMT), sedangkan somatotipe dihitung menggunakanformula Heath-Carter. Data dianalisis dengan uji normalitas shapiro – wilk (p > 0,05) dan uji hubunganmenggunakan uji korelasi pearson serta spearman rank dengan (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwarata rata performa atlet adalah 41,6 ± 8,5 mL/kgBB/menit dengan mayoritas performa atlet masuk kategori baik(45,2%), skor endomorf 5,1 ± 0,88, mesomorf 2,3 ± 1,51, ektomorf 2,2 ± 1,53 dengan mayoritas somatotipeektomorfik endomorf (45,2%) dan status gizi 21,8 ± 3,47 kg/m 2 dengan mayoritas IMT normal (74,2%). Hasilanalisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara komponen endomorf (r = -0,2856;p = 0,1194), mesomorf (r = 0,0614 ; p = 0,7430), ektomorf (r = -0,0171 ; p = 0,9272), maupun status gizi (r =0,1130 ; p = 0,5449) dengan VO 2 maks. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa somatotipe dan status gizi tidakmemiliki hubungan secara signifikan dengan performa atlet.