Cesear OktaVido Mutaqin
Unmul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Geologi Kesesuaian Lahan Permukiman Menggunakan Metode Skoring Pembobotan dan Overlay Kelurahan Pulau Atas Samarinda Cesear OktaVido Mutaqin
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2026): Special Issue: BORNEO EARTH SCIENCE SUMMIT 2025
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v0i1.26669

Abstract

Perkembangan permukiman di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan lahan hunian. Namun, hingga kini evaluasi terhadap kesesuaian lahan untuk pengembangan permukiman di wilayah tersebut masih terbatas. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk melakukan kajian yang sistematis agar pembangunan permukiman tetap berlandaskan pada aspek geologi dan lingkungan yang berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan permukiman di Kelurahan Pulau Atas dengan mempertimbangkan beberapa parameter utama, yaitu litologi, tingkat pelapukan batuan, morfologi, kemiringan lereng, penutupan lahan, kerentanan tanah longsor, serta jarak terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat kelayakan permukiman eksisting maupun rencana pengembangannya terhadap kondisi lingkungan setempat.Metode yang digunakan adalah metode skoring dan pembobotan dengan teknik overlay dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). Pendekatan ini memungkinkan pemberian nilai kuantitatif pada setiap faktor yang berpengaruh dan integrasinya secara spasial untuk menghasilkan analisis yang objektif. Hasil analisis berupa peta rekomendasi lahan permukiman yang mengklasifikasikan wilayah menjadi tidak sesuai, sesuai marginal, cukup sesuai, dan juga sangat sesuai. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah dan masyarakat dalam perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.