Penyakit kronis merupakan kondisi seseorang yang menderita penyakit menahun dengan gejala jangka panjang yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang dan kepatuhan dalam menjalankan pengobatan serta menimbulkan komplikasi. Komplikasi ini akan dialami oleh pasien seumur hidup sehingga memerlukan penanganan yang berkelanjutan dan untuk mengurangi risiko komplikasi yang dapat berdampak pada kualitas hidup penderita. Untuk itu diperlukan upaya promotif dan preventif untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih luas. Upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian edukasi dan pendampingan berbasis komunitas. Edukasi dan pendampingan diberikan bukan hanya kepada penderita penyakit kronis tetapi juga kepada masyarakat sehingga mereka mampu melakukan tindakan pencegahan sedari dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan tentang penyakit kronik sehingga masyarakat mampu meningkatkan self-care management dan dapat berdampak pada kualitas hidupnya. Kegiatan PKM dilakukan dengan memberikan pelatihan tentang manajemen perawatan diri pada penyakit kronik yang dilanjutkan dengan senam lansia. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manajemen perawatan diri pada penyakit kronik yang dibuktikan dari hasil pre dan post-test. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang penyakit dalam melakukan manajemen perawatan diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang manajemen perawatan diri sehingga mereka dapat mencegah timbulnya komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien.