Muhammad Fajar Arip Fabriansyah
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Biopori dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos di Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi Rashky Ferdiansyah; Muhammad Fajar Arip Fabriansyah; Muazzafar Nur Fahreza; Nuhad Iqbal Muhammad Faiq; Elsinora Mahananingtyas
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.31

Abstract

Program Belajar Bersama Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM BBM) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat. Salah satu program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UM BBM di Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, adalah pembangunan lubang resapan biopori sebagai sarana pengelolaan sampah organik rumah tangga dan pengubahannya menjadi kompos. Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan anggota organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengelola Bank Sampah Desa (BSD) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaannya terdiri dari observasi lapangan, penyuluhan, pelatihan praktik dalam membangun lubang resapan biopori, dan bantuan berkelanjutan dalam mengisi biopori dengan sampah organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota masyarakat memperoleh pengetahuan yang lebih luas tentang manfaat biopori, mampu membangun dan mengelola sistem biopori secara mandiri, dan memahami bagaimana sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi kompos untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pertanian skala rumah tangga. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang berbasis pada kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga desa efektif dalam mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pengelolaan sampah dari sumbernya.