Berdasarkan hasil observasi peneliti bersama pelatih, ditemukan sejumlah kendala dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri 18 Kota Jambi, terutama pada aspek teknik, pola latihan, dan pembinaan. Salah satu permasalahan yang dihadapi siswa adalah kurang optimalnya keterampilan shooting, yang terlihat dari kesulitan siswa dalam mencetak gol. Selain itu, pola latihan yang diterapkan cenderung bersifat umum dan belum terstruktur secara khusus untuk meningkatkan keterampilan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill terhadap peningkatan keterampilan shooting siswa ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 18 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang merupakan seluruh anggota populasi ekstrakurikuler futsal. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan shooting sebelum dan sesudah diberikan latihan drill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest keterampilan shooting sebesar 9,80 dengan standar deviasi 1,881, skor tertinggi 14 dan terendah 6. Setelah diberikan latihan drill, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 17,25 dengan standar deviasi 1,410, skor tertinggi 20 dan terendah 15. Data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,198 > 0,05 dan homogen dengan nilai signifikansi 0,365 > 0,05. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 14,454 > t tabel 1,7247. Dengan demikian, latihan drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan shooting siswa ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 18 Kota Jambi.