Sefrilita Risqi Adikaning Rani
Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Komposit Serat Lidah Mertua–Timbal (II) Asetat sebagai Kandidat Material Apron Proteksi Radiasi Sinar-X: Kajian Atenuasi dan Sifat Mekanik Husnul Mutmainna Zul; Sefrilita Risqi Adikaning Rani; Sri Zelviani
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v6i2.877

Abstract

Kandidat material apron berbahan timbal murni efektif menahan radiasi sinar-X, tetapi ketersediaan timbal terbatas dan berdampak buruk bagi lingkungan sehingga diperlukan material alternatif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas dan potensi komposit serat tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata Laurentii) dan timbal (II) asetat sebagai material alternatif apron proteksi radiasi sinar-X. Sampel komposit dibuat menggunakan metode manual blending dengan variasi komposisi serat lidah mertua dan timbal (II) asetat masing-masing 100%:0%, 80%:20%, dan 60%:40% dalam matriks resin polyester. Pengujian meliputi densitas, atenuasi radiasi (koefisien atenuasi, Half Value Layer/HVL, dan Radiation Attenuation Ratio/RAR) menggunakan pesawat X-ray mobile dan Unfors RaySafe XI pada 70 kV dan 16 mAs, serta uji internal bonding (IB). Hasil menunjukkan bahwa penambahan timbal (II) asetat meningkatkan densitas, koefisien atenuasi, dan RAR meningkat seiring peningkatan kandungan timbal(II) asetat, sementara nilai HVL menurun. Komposisi terbaik diperoleh pada 60% serat dan 40% timbal (II) asetat, dipilih berdasarkan nilai RAR tertinggi dengan tetap memenuhi batas minimum internal bonding, dengan densitas 1,30 g/cm3, koefisien atenuasi 1,342 cm-1, HVL 0,5164 cm, RAR 65,69%, dan IB 5,97 kg/cm2. Material ini belum memenuhi standar ketebalan timbal SNI 18-6478-2000, tetapi telah memenuhi SNI 1294-2009 dan SNI 03-2105-2006, sehingga berpotensi sebagai alternatif apron yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.