Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepuasan Masyarakat dalam Pelayanan Publik Berbasis Digital di Desa Bulo Farah Farhanah Ahmad; Nurjannah Nonci; Erfina Erfina
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.518

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik merupakan langkah pemerintah desa untuk memperbaiki mutu layanan agar masyarakat memperoleh proses pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan efisien. Penelitian ini diarahkan untuk menggambarkan dan menganalisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis digital. Kajian juga menelaah faktor-faktor yang membentuk kepuasan masyarakat di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Delapan informan dilibatkan, yaitu Sekretaris Desa, staf desa, dan masyarakat. Analisis kepuasan masyarakat menggunakan model SERVQUAL yang meliputi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis digital di Desa Bulo secara umum cukup baik. Penggunaan teknologi telah memberikan kemudahan dalam pelayanan, aparatur mampu memberikan pelayanan secara cukup andal dan responsif, membangun kepercayaan masyarakat, serta memberikan perhatian serta memberikan mendampingi warga yang mengalami kesulitan menggunakan layanan digital. Kepuasan masyarakat berkaitan dengan kemudahan akses, waktu penyelesaian, keramahan petugas, serta kejelasan dan ketepatan informasi. Meski demikian, kestabilan jaringan internet dan perbedaan kemampuan warga dalam menggunakan teknologi masih memengaruhi pengalaman pelayanan. Oleh sebab itu, manfaat pelayanan digital telah dirasakan masyarakat, tetapi penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas aparatur, dan pendampingan kepada warga tetap diperlukan agar kualitas layanan semakin optimal.