Isnanto
Program Studi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kasus Gangraena Pulpa pada Pasien Lansia di Departemen Gigi dan Mulut RSPAL Dr. Ramelan Surabaya Sri Yuana Sari; Isnanto; Dwi Septiarini; Imam Sarwo Edi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2442

Abstract

Gangraena pulpa pada pasien lansia merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang terjadi akibat karies gigi yang tidak dirawat serta kurangnya pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk mencegah terjadinya gangraena pulpa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kasus gangraena pulpa pada pasien lansia di Departemen Gigi dan Mulut RSPAL dr. Ramelan Surabaya Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta lembar pemeriksaan intraoral untuk mengetahui kasus gangraena pulpa. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup dan kasus gangraena pulpa kategori pulpitis irreversibel. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,00 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kasus gangraena pulpa pada pasien lansia di Departemen Gigi dan Mulut RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Pengetahuan yang baik dapat membantu menurunkan risiko terjadinya gangraena pulpa pada pasien lansia. Lansia dengan tingkat pengetahuan yang baik cenderung memiliki risiko gangraena pulpa lebih rendah dibandingkan lansia dengan pengetahuan rendah.