Tria Nuraini
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN BAHAN ALAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SAINS DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR LOGIS KELOMPOK B USIA 5-6 TAHUN DI PAUD AL-FALAAH Tria Nuraini; Achmad Wahidy; Dessi Andriani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13551

Abstract

Logical thinking skill during the golden age is a crucial foundation for early childhood in understanding basic concepts and solving problems. However, the dominance of abstract and conventional teaching methods often limits children's exploratory space. This study aims to determine whether utilizing natural materials as science learning media can enhance the logical thinking skills of Group B children (aged 5–6 years) at PAUD Al-Falaah. The study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model involving 14 children. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed a significant increase in the average logical thinking development from the pre-cycle stage to Cycle I and Cycle II. The pre-cycle average score was 17 with a 35.42% success rate (categorized as "not yet emerged"). In Cycle I, the average score rose to 29.4 with a 61.25% success rate (categorized as "starting to develop"), representing an increase of 12.4. In Cycle II, the score reached 42.1 with an 87.71% success rate (categorized as "developing very well"), representing a further increase of 12.7. These findings confirm that integrating natural materials into science learning effectively fosters logical thinking skills in early childhood. ABSTRAK Kemampuan berpikir logis pada usia keemasan (golden age) merupakan fondasi penting bagi anak usia dini dalam memahami konsep dasar dan memecahkan masalah. Namun, dominasi metode pembelajaran yang monoton dan abstrak sering kali mengendalikan ruang eksplorasi anak secara terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis pada anak Kelompok B usia 5–6 tahun di PAUD Al-Falaah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian terdiri atas 14 anak Kelompok B usia 5–6 tahun. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pencapaian perkembangan berpikir logis anak dari pra-siklus, Siklus I, hingga Siklus II. Pada tahap pra-siklus, skor rata-rata diperoleh sebesar 17 dengan persentase keberhasilan 35,42% (kategori belum muncul). Pada Siklus I, skor meningkat menjadi 29,4 dengan persentase keberhasilan 61,25% (kategori mulai muncul), mengalami kenaikan sebesar 12,4. Pada Siklus II, skor mencapai 42,1 dengan persentase keberhasilan 87,71% (kategori berkembang sangat baik), menunjukkan peningkatan sebesar 12,7. Berdasarkan analisis data tersebut, kemampuan berpikir logis anak mengalami peningkatan yang signifikan melalui pembelajaran sains berbasis eksplorasi bahan alam.