Wilda Syahri
Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI IKATAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS Indah Levia; Muhammad Rusdi; Wilda Syahri; Yusnaidar Yusnaidar; Febrry Romundza
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15340

Abstract

The abstract nature of chemical bonding concepts involving three levels of representation (macroscopic, submicroscopic, and symbolic) often poses major challenges in classroom instruction, directly contributing to low student scientific literacy. This study aims to develop a Problem-Based Learning (PBL)-based animated video on chemical bonding and determine its feasibility and student responses. The research employed the Research and Development (R&D) method using the Lee & Owens (2004) model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. Data collection instruments included teacher interview guides, student needs analysis questionnaires, expert validation sheets, and student response questionnaires. The developed product was validated by instructional design and learning model experts, subject matter and media experts, and evaluated by a chemistry teacher, followed by one-to-one and small-group evaluations. The validation results confirmed high feasibility scores: 90.00% from design and model experts, 91.25% from material and media experts, and 94.00% from the chemistry teacher, all categorized as "Very Feasible". The small-group trial with 10 students achieved a 92.92% positive response rate, categorized as "Very Good". In conclusion, the PBL-based animated video is highly feasible, practical, and recommended for chemistry instruction to enhance students' scientific literacy. ABSTRAK Karakteristik materi ikatan kimia yang bersifat abstrak dan melibatkan tiga level representasi (makroskopis, submikroskopis, dan simbolik) kerap menjadi kendala utama dalam pembelajaran sehingga berimplikasi pada rendahnya capaian literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi ikatan kimia serta menguji tingkat kelayakan dan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Lee & Owens (2004) yang mencakup lima tahapan: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Instrumen pengumpulan data meliputi lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli, serta angket respons siswa. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli desain dan model pembelajaran, ahli materi dan media, serta dinilai oleh guru kimia, kemudian diujicobakan melalui uji coba satu-satu (one-to-one evaluation) dan uji coba kelompok kecil (small group evaluation). Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, yaitu 90,00% dari ahli desain dan model pembelajaran, 91,25% dari ahli materi dan media, serta 94,00% dari guru kimia yang seluruhnya berkategori "Sangat Layak". Uji coba kelompok kecil terhadap 10 orang siswa memperoleh persentase respons sebesar 92,92% dengan kategori "Sangat Baik". Berdasarkan hasil pengembangan dan evaluasi, disimpulkan bahwa video animasi berbasis PBL sangat layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran kimia untuk mendukung penguatan literasi sains siswa.