Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pengmasku

Sosialisasi penyusunan laporan keuangan untuk UMKM di RT 003/05 Petukangan Utara Pesanggrahan Jakarta Selatan Sugiarti, Rita; Akbar, Lutfia Rizkyatul
Pengmasku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v4i2.1017

Abstract

The role of MSMEs in the Indonesian economy does not need to be questioned again because the contribution of MSMEs to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) reaches more than 60% every year. In running their business, MSMEs need to manage their finances so that their business continues to run stably. This community service is carried out because there is still a low knowledge and understanding of MSMEs regarding financial management and the preparation of financial statements. The aim of the implementation is to increase the knowledge and understanding of MSMEs regarding this matter. The target of this activity is MSMEs located at RT 003 RW 05 Petukangan Utara, Pesanggrahan, South Jakarta. The community service activity began with a location survey and interview with the head of the RT and analyzed the situation in the area. The sequence of activities consisted of the opening of the event and remarks, pre-test, delivery of material on accounting and preparation of financial statements, questions and answers and discussions, and the last is post-test. The results of this activity can be seen from the results of the pre-test and post-test which show an increase in participants' understanding related to the material presented. This community service activity is expected to foster a sense of responsibility to MSMEs for the business they run so that they can manage their finances better and can even prepare financial reports for their business. Peran UMKM dalam perekonomian Indonesia tidak perlu dipertanyakan kembali karena kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai lebih dari 60% setiap tahun. Dalam menjalankan bisnisnya, UMKM perlu mengelola keuangan yang dimiliki agar bisnis tetap berjalan stabil. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan karena masih rendahnya pengetahuan dan pemahaman UMKM mengenai pengelolaan keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Tujuan pelaksanaannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman UMKM mengenai hal tersebut. Target kegiatan ini adalah UMKM yang berlokasi di RT 003 RW 05 Petukangan Utara Pesanggrahan Jakarta Selatan. Kegiatan abdimas diawali survey lokasi dan wawancara dengan ketua RT serta menganalisis situasi di wilayah tersebut. Runtutan kegiatan terdiri dari pembukaan acara dan sambutan, pre-test, penyampaian materi mengenai akuntansi dan penyusunan laporan keuangan, tanya jawab dan diskusi, dan yang terakhir adalah post-test. Hasil dari kegiatan ini dapat terlihat dari hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait dengan materi yang disampaikan. Kegiatan abdimas ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada UMKM atas bisnis yang dijalankan sehingga mereka dapat mengelola keuangan dengan lebih baik bahkan dapat menyusun laporan keuangan atas bisnis mereka.
Sosialisasi kesadaran pajak dalam membangun generasi sadar pajak pada pondok pesantren Daarussalaam Depok Akbar, Lutfia Rizkyatul; Sugiarti, Rita; Alianny, Alin
Pengmasku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i1.1405

Abstract

Kontribusi pajak untuk negara dalam setiap tahunnya menyumbang lebih dari 70% terhadap total penerimaan negara. Penerimaan negara yang berhasil karena masyarakat memiliki kesadaran pajak masyarakat yang tinggi. Tugas berat mempunyai kesadaran pajak yang baik tersebut harus dilakukan dengan berbagai pihak, salah satunya dari bidang pendidikan. Inklusi kesadaran pajak adalah salah satu upaya untuk memperkuat peran pendidikan dalam membangun kesadaran pajak. Pembangunan kesadaran pajak dimulai dari bangku sekolah yang merupakan generasi muda penerus bangsa. Dasar yang menjadi acuan inklusi kesadaran pajak adalah berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pajak Nomor KEP-95/PJ/2015 tentang Rencana Strategis Direktoran Jendral Pajak tahun 2015-2019 dan Nota Kesepahaman antara Kemntrian Keuangan Republik Indonesia dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor MoU 21/MK.03/2014 dan Nomor 13/X/NK/2014 tentang Peningkatan Kesadaran Pajak Melalui Pendidikan. Pondok Pesantren Daarussalaam ada di Kota Depok dan memiliki 238 santri. Besarnya jumlah santri tersebut menjadi potensi generasi sadar pajak. Hasil abdimas menghasilkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dilakukan melalui pemberian pre dan post-test. Hasilnya telah terjadi peningkatan dari 45 menjadi 73.