Ratna Dewi
Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Interaksi Sosial Antara Siswa Muslim dan Non-Muslim dalam Perspektif Al-Qur’an Ratna Dewi
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 12 No. 1 (2026): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/egfgmk15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi sosial antara siswa Muslim dan Non-Muslim di lingkungan pendidikan di SMP Negeri 1 Merawang, dengan meninjau bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi landasan dalam membentuk interaksi yang harmonis, toleran, dan saling menghormati. Studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman yang ada di sekolah-sekolah multikultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus pada sekolah yang memiliki keberagaman agama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini kajian menunjukkan: “adanya kerjasama yang positif,  Sikap saling menghormati hak beribadah, perilaku lemah lembut dan sopan santun, dan tolong-menolong menjadi implementasi nyata dalam interaksi antar siswa”. Adapun Prinsip-prinsip interaksi social dengan non muslim dalam persefektif Al-Qur’an  seperti: ta‘āruf (saling mengenal), al-birr (berbuat baik), al-‘adl (keadilan), dan suluk salīm (etika sosial) menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, adil, dan harmonis tanpa diskriminasi agama”. Sedangkan non muslim dalam persefektif Al-Qur’an meliputi: “Al-Qur’an juga mengakui keberagaman agama dan mengatur interaksi dengan non-Muslim, khususnya Ahlul Kitab: yahudi dan nasrani, dengan prinsip keadilan dan penghormatan selama tidak ada permusuhan” sehingga Implementasi nilai-nilai tersebut tercermin dalam hubungan sosial yang baik, penghormatan terhadap ibadah, dan empati antar siswa berlatar belakang agama berbeda. Secara keseluruhan, Al-Qur’an memberikan pedoman bagi umat Muslim dalam membangun interaksi sosial yang harmonis, toleran, dan penuh kasih sayang dalam lingkungan pendidikan multikultural.