Sri Sugiarti
SMA Negeri 2 Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ethnomathematics in Sundanese Crafts: A Systematic Literature Review Ekasatya Aldila Afriansyah; Sri Sugiarti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3432

Abstract

Abstrak Etnomatematika adalah studi tentang hubungan antara konsep matematika dengan praktik budaya suatu masyarakat. Penelitian ini mengeksplorasi etnomatematika dalam kerajinan tradisional Sunda melalui tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap 13 artikel yang diterbitkan antara tahun 2020-2024. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai konsep matematika yang terkandung dalam kerajinan seperti anyaman bambu, payung geulis, dan bros kain bertumpuk. Analisis menunjukkan bahwa prinsip-prinsip matematika, termasuk geometri datar dan ruang, simetri, tessellasi, transformasi geometris, dan deret aritmetika, secara alami diterapkan dalam pembuatan kerajinan tradisional. Studi ini juga menyoroti potensi untuk mengintegrasikan temuan ini ke dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan pemahaman siswa melalui pendekatan berbasis budaya dan kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini menyediakan sintesis dasar untuk pengembangan pendidikan matematika yang lebih inklusif berdasarkan kebijaksanaan lokal. Kata Kunci: Etnomatematika; Kerajinan; Sunda Abstract Ethnomathematics is the study of connecting mathematical concepts with the cultural practices of a society. This study explores ethnomathematics in traditional Sundanese crafts through a systematic literature review (SLR) of 13 articles published between 2020-2024. This research identifies various mathematical concepts contained in crafts such as bamboo weaving, payung geulis, and stacked fabric brooches. The analysis reveals that mathematical principles, including plane and spatial geometry, symmetry, tessellation, geometric transformations, and arithmetic sequences, are naturally applied in traditional craftmaking. This study also highlights the potential for integrating these findings into mathematics learning to enhance students’ understanding through a culturally based, contextual approach. Thus, this research provides a foundational synthesis for the development of more inclusive mathematics education based on local wisdom. Keywords: Ethnomathematics; Crafts; Sundanese