Motivasi belajar merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan siswa memahami konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Rendahnya motivasi belajar berpotensi menyebabkan siswa kurang aktif dalam pembelajaran sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep yang dimiliki. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis temuan-temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kajian disusun menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review/SLR) dengan menelusuri artikel pada basis data Google Scholar menggunakan kata kunci “motivasi belajar”, “pemahaman konsep”, “pembelajaran IPA”, “siswa SMP”, dan “prestasi belajar” pada rentang terbit 2020–2026. Dari 18.700 dokumen yang teridentifikasi pada tahap awal, diperoleh 29 artikel yang memenuhi kriteria inklusi setelah melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan. Data dianalisis secara tematik untuk menjawab tiga pertanyaan penelitian: tingkat motivasi belajar siswa, tingkat pemahaman konsep IPA siswa, serta hubungan antarkeduanya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa motivasi belajar secara konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep IPA, dengan mekanisme yang dimediasi oleh penggunaan media pembelajaran visual dan audiovisual, penerapan strategi pembelajaran inovatif seperti Project Based Learning dan Problem Based Learning, serta penguatan minat belajar sebagai proksi motivasi intrinsik. Temuan ini memperkuat relevansi kerangka Self-Determination Theory dalam konteks pembelajaran IPA di Indonesia dan menegaskan pentingnya perancangan pembelajaran yang mendukung otonomi, kompetensi, dan keterhubungan siswa. Artikel ini merekomendasikan penelitian lanjutan berupa studi empiris kuantitatif untuk menguji secara langsung besaran pengaruh tersebut pada konteks sekolah di Kabupaten Jeneponto dan wilayah Sulawesi Selatan