Kepatuhan wajib pajak masih menjadi tantangan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan, sementara pemanfaatan layanan konsultasi, media sosial, dan sistem pelaporan elektronik menjadi bagian dari upaya peningkatan kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas konsultasi pajak, kampanye pajak di media sosial, dan pelaporan pajak elektronik terhadap kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Mesuji. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi penelitian berjumlah 24.638 wajib pajak dengan sampel sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konsultasi pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai koefisien regresi 0,056 dan signifikansi 0,397 > 0,05. Kampanye pajak di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan koefisien 0,364 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Pelaporan pajak elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan koefisien 0,341 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi perpajakan dan pelaporan pajak elektronik memiliki peran dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak pada KPP Mesuji, sedangkan kualitas konsultasi pajak belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Taxpayer compliance remains a challenge in fulfilling tax obligations, while the use of consulting services, social media, and electronic reporting systems is part of efforts to improve compliance. This study aims to analyze the influence of the quality of tax consultations, tax campaigns on social media, and electronic tax reporting on taxpayer compliance at the Mesuji Tax Office (KPP). The study employs a quantitative approach using primary data obtained through a questionnaire. The study population consisted of 24,638 taxpayers with a sample of 100 respondents. Data analysis used multiple linear regression with the aid of SPSS. The results showed that the quality of tax consultations did not have a significant effect on taxpayer compliance with a regression coefficient of 0.056 and a significance level of 0.397 > 0.05. Tax campaigns on social media have a positive and significant effect on taxpayer compliance, with a coefficient of 0.364 and a significance level of 0.000 < 0.05. Electronic tax filing has a positive and significant effect on taxpayer compliance, with a coefficient of 0.341 and a significance level of 0.002 < 0.05. The findings of this study indicate that the use of social media as a tool for tax education and electronic tax filing plays a role in improving taxpayer compliance at the Mesuji Tax Office, whereas the quality of tax consultation has not yet shown a significant effect.