Anggun Amalia Sembiring
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Gerak Dasar Motorik Anak Usia Dini melalui Aktivitas Bermain Aktif dan Kreatif Anggun Amalia Sembiring
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4266

Abstract

Gerak dasar motorik merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak usia dini, namun di lapangan masih banyak ditemukan pembelajaran yang menekankan aktivitas duduk dan menulis sehingga kesempatan anak untuk bergerak secara aktif menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana aktivitas bermain aktif dan kreatif dapat mengembangkan gerak dasar motorik, yang meliputi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif, pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kajian pustaka naratif (narrative literature review) dengan menelaah artikel jurnal nasional yang diperoleh melalui basis data Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci yang relevan, dilengkapi rujukan teori dasar mengenai perkembangan motorik dan bermain anak. Data disintesis secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas bermain aktif seperti permainan tradisional, permainan gerak binatang, dan permainan estafet efektif menstimulasi gerak lokomotor dan keseimbangan tubuh anak, sementara aktivitas bermain kreatif seperti permainan konstruktif dan permainan simbolik turut mengembangkan koordinasi serta kepercayaan diri anak dalam bergerak. Peran guru sebagai fasilitator dan penyedia ruang bermain yang aman dan variatif terbukti menjadi faktor penentu keberhasilan stimulasi motorik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas bermain aktif dan kreatif secara terprogram dalam kurikulum PAUD perlu terus dioptimalkan agar perkembangan motorik anak berlangsung optimal dan menyeluruh.