Fahrizal Imansyah
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERASI MATEMATIKA DALAM PENYELESAIAN MASALAH OPERASI HITUNG PECAHAN KELAS V SD NEGERI 95 PALEMBANG Bima Atmaja; Nila Kesumawawti; Fahrizal Imansyah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i4.13666

Abstract

Mathematical literacy is a fundamental competence that equips students with reasoning, modeling, and quantitative problem-solving skills in everyday contexts, particularly within fraction operations. The low mastery of fractional concepts among elementary school students represents a critical issue requiring comprehensive literacy profiling. This study aimed to describe the mathematical literacy skills of fifth-grade students at SD Negeri 95 Palembang in solving addition and subtraction fraction word problems. The research was conducted in the first semester of the 2025/2026 academic year using a descriptive qualitative approach. The subjects comprised 30 fifth-grade students, from which 6 students representing high, medium, and low literacy categories were purposively selected for in-depth clinical interviews. Data were collected through a literacy-based essay test, semi-structured interviews, and documentation, analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicated that high-category students mastered all three mathematical literacy processes: formulating situations, employing concepts, and interpreting mathematical outcomes. Medium-category students successfully formulated problems and selected suitable procedures but exhibited calculation inaccuracies with unlike denominators and frequently omitted final interpretations. Low-category students only recognized basic variables and struggled significantly with finding common denominators and evaluating solutions. In conclusion, students' mathematical literacy remains predominantly constrained to initial problem formulation, while employing procedures and interpreting solutions require substantial remediation. ABSTRAK Literasi matematika merupakan kompetensi fundamental yang melatih kemampuan bernalar, memodelkan, dan menyelesaikan permasalahan kuantitatif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada materi bilangan pecahan. Rendahnya penguasaan konsep pecahan pada siswa sekolah dasar menjadi hambatan serius yang memerlukan identifikasi profil literasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas V SD Negeri 95 Palembang dalam menyelesaikan masalah operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 dengan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas V, yang kemudian dipilih 6 siswa secara purposive mewakili kategori literasi tinggi, sedang, dan rendah untuk wawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui tes uraian berbasis literasi, wawancara klinis, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori tinggi telah menguasai ketiga indikator literasi matematika secara menyeluruh mulai dari perumusan masalah, penerapan konsep, hingga penarikan kesimpulan. Siswa kategori sedang mampu merumuskan situasi dan memilih strategi dengan baik, namun masih mengalami kendala teknis pada akurasi perhitungan pecahan berpenyebut berbeda serta jarang menuliskan kesimpulan akhir. Siswa kategori rendah hanya mampu mengidentifikasi sebagian informasi dasar dan mengalami hambatan konseptual dalam menyamakan penyebut serta menginterpretasikan hasil. Secara keseluruhan, literasi matematika siswa masih didominasi kemampuan merumuskan masalah formal, sedangkan kemampuan menerapkan prosedur dan menafsirkan solusi masih perlu ditingkatkan.