Chemical reaction topics include compound nomenclature, reaction characteristics, and balancing chemical equations, all of which require conceptual understanding supported by learning media. Instagram can be utilized as learning media because it delivers content anytime and anywhere through familiar features. This study aims to develop learning media for chemical reaction topics using Instagram for Phase E SMA/MA students and to determine product validity. This research is educational design research using the Plomp model, limited to expert review and one-to-one evaluation stages to produce Prototype III. Research subjects consisted of three chemistry lecturers from FMIPA UNP, two chemistry teachers, and three students from SMAN 2 Padang. Research instruments included self-evaluation sheets, validation sheets, and one-to-one evaluation questionnaires. Validation data were analyzed using Aiken's V formula. The developed learning media was declared valid, achieving content validity of V = 0.86 and construct validity of V = 0.88. The one-to-one evaluation concluded that the learning media provided engaging material, was easy to use, and offered high utility for students. Based on practice question results, mastery differences were observed among students with low, medium, and high abilities. The developed Instagram-based learning media is declared valid and suitable for interactive chemistry instruction. ABSTRAK Materi reaksi kimia mempelajari tentang tata nama senyawa, ciri-ciri reaksi, dan penyetaraan persamaan reaksi yang membutuhkan pemahaman konseptual yang dapat dibantu melalui media pembelajaran. Media sosial Instagram dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karena mampu menyajikan materi kapan saja dan di mana saja (anytime and anywhere) melalui konten dan fitur yang familiar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran materi reaksi kimia menggunakan Instagram untuk murid fase E SMA/MA serta mengetahui validitas produk yang dihasilkan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan pendidikan (educational design research) menggunakan model Plomp dengan batasan sampai tahap expert review dan one-to-one evaluation sehingga menghasilkan Prototipe III. Subjek penelitian terdiri atas tiga dosen kimia FMIPA UNP, dua guru kimia, dan tiga murid SMAN 2 Padang. Instrumen penelitian berupa lembar self-evaluation, lembar validasi, dan angket pada one-to-one evaluation. Data validasi dianalisis menggunakan rumus Aiken's V. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai validasi konten sebesar V=0,86 dan validasi konstruk sebesar V=0,88. Analisis one-to-one evaluation menyimpulkan bahwa media pembelajaran memiliki materi dengan tampilan menarik, mudah digunakan, dan bermanfaat sehingga murid tertarik. Berdasarkan hasil pengerjaan latihan soal pada media pembelajaran, terdapat perbedaan kemampuan penguasaan materi pada murid dengan kemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Media pembelajaran berbasis Instagram ini dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif pada materi reaksi kimia.