This Author published in this journals
All Journal Indo Green Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Hipertensi di UPTD Puskesmas Cambai Kota Prabumulih Tahun 2026 Desi Apriani; Ali Harokan; Gema Asiani; Arie Wahyudi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.518

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan beban kesehatan yang terus meningkat, namun kepatuhan pengobatan masih menjadi tantangan utama dalam pengendaliannya, sebagaimana tercermin dari rendahnya proporsi peserta terkontrol hipertensi di UPTD Puskesmas Cambai Kota Prabumulih (33,87% pada 2024 menjadi 34,97% pada 2025). Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi serta faktor-faktor yang berhubungan, meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, motivasi, jarak ke fasilitas kesehatan, promosi kesehatan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan peran kader. Penelitian dilakukan tanggal 20 Maret-5 April 2026. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 80 responden dipilih dari populasi 373 penderita hipertensi terkontrol menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, termasuk Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan hanya 32,5% responden patuh terhadap pengobatan, sedangkan 67,5% tidak patuh. Analisis bivariat menemukan hubungan signifikan antara pendidikan, motivasi, promosi kesehatan, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan pengobatan, sedangkan umur, jenis kelamin, pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan, dan peran kader tidak menunjukkan hubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan promosi kesehatan sebagai satu-satunya faktor yang bertahan hingga model akhir dan paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pengobatan (OR=7,667). Penelitian ini merekomendasikan penguatan kegiatan promosi kesehatan secara berkelanjutan, disertai pelibatan keluarga dan petugas kesehatan, sebagai prioritas strategi peningkatan kepatuhan pengobatan hipertensi.