Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan dengan work-life balance sebagai variabel mediasi pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Yapono Kota Ambon. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan lapangan pada Perumda Tirta Yapono Kota Ambon, dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4, menggunakan dua model analisis yaitu uji model pengukuran (outer model) dan uji model struktural (inner model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Beban Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work-Life Balance. Selain itu, Work-Life Balance terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Work-Life Balance mampu memediasi secara signifikan pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional serta kemampuan karyawan dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperhatikan distribusi beban kerja yang sesuai dengan kapasitas karyawan serta mendukung terciptanya Work-Life Balance guna meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan. Dengan demikian, Work-Life Balance menjadi faktor penting yang memperkuat hubungan antara Beban Kerja dan Kinerja Karyawan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Yapono Kota Ambon. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja karyawan, seperti kepuasan kerja, stres kerja, lingkungan kerja, komitmen organisasi, dan budaya organisasi, agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif.