This Author published in this journals
All Journal Jurnal Edukasi
Anandita Yahya
UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hermeneutik Makna Istiqamah dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El-Shirazy dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Era Society 5.0 Ana Citra Annisa; Anandita Yahya
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v4i4.799

Abstract

Istiqamah merupakan fondasi karakter muslim yang semakin diuji oleh disrupsi nilai di ruang digital, sehingga kajian atas sumber-sumber pembentuk karakter, termasuk karya sastra populer, menjadi penting untuk terus diperbarui. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi makna istiqamah dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy melalui pendekatan hermeneutik dan merumuskan relevansinya bagi pendidikan Islam pada era Society 5.0. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-hermeneutik; data primer berupa teks novel Bumi Cinta (2019) dianalisis melalui tahap pemahaman literal, interpretasi kontekstual, dan rekontekstualisasi makna, dengan data sekunder berupa jurnal dan buku tentang istiqamah, hermeneutika, dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istiqamah dalam novel ini tidak sebatas konsistensi ritual, melainkan integritas kepribadian muslim yang tersusun atas lima dimensi, yaitu spiritual, moral, intelektual, sosial, dan psikologis, yang membentuk model konseptual spiral, bukan sekadar tangga linear. Kelima dimensi tersebut relevan dengan tantangan Society 5.0, seperti disrupsi nilai digital, kecanduan media sosial, krisis identitas, penyalahgunaan kecerdasan buatan, dan polarisasi keagamaan daring, sehingga dapat direlevansikan menjadi penguatan pendidikan akidah, literasi digital beretika, pendidikan karakter Islami, etika teknologi, dan moderasi beragama. Penelitian ini merekomendasikan agar kerangka nilai istiqamah dimanfaatkan sebagai acuan pengembangan materi ajar Pendidikan Agama Islam berbasis sastra yang responsif terhadap tantangan pendidikan karakter di era digital.