Agung
IAIN Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunikasi Islam dalam Membangun Kesadaran Literasi Digital Masyarakat di Era Transformasi Digital Agung
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 2 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.873

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat. Kehadiran internet dan media sosial memungkinkan penyebaran informasi berlangsung secara cepat tanpa batas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai persoalan seperti penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, dan rendahnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang valid. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital sebagai kompetensi dasar masyarakat modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi Islam dalam membangun kesadaran literasi digital masyarakat di era transformasi digital. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan komunikasi Islam, literasi digital, dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi Islam memiliki kontribusi strategis dalam membentuk perilaku digital masyarakat melalui penerapan nilai-nilai tabayyun, kejujuran (ṣidq), amanah, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan etis dalam penggunaan media digital sehingga mampu mendorong masyarakat untuk lebih kritis, selektif, dan bijak dalam mengelola informasi. Selain itu, dakwah digital menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi digital melalui penyebaran konten edukatif berbasis nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, komunikasi Islam dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, produktif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat
The Da’wah Strategy of Gus Dur: A Model for Promoting Religious Tolerance: Strategi Dakwah Gus Dur: Sebuah Model Dalam Memperkenalkan Toleransi Beragama Agung; A. Nurkidam; Muhiddin Bakri
Continuum: Indonesian Journal Islamic Community Develpoment Vol. 3 No. I (2024): Continuum: Indonesian Journal Islamic Community Development
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/continuum.v3iI.13157

Abstract

This study attempts to examine the da’wah strategy of K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) in promoting religious tolerance as part of the practice of cultural preaching. Through literature study approach, this study attempts to examine Gus Dur's ideas and da’wah practices. In its implementation, Gus Dur displays critical thinking that emphasizes the importance of peace and respect for differences by always prioritizing the values of humanism, inclusivity, and respect for diversity. His da’wah strategy always emphasizes universal Islamic messages that are oriented towards justice and peace. Gus Dur's critical thinking on religiosity places religious tolerance as the main principle in society. Gus Dur's da’wah model can be said to be relevant to building harmony between religious communities in Indonesia.