Nur Karimah
UIN Sumatera Utara Meda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF BARAT DAN ISLAM: ANALISIS KOMPARATIF TERHADAP TANTANGAN KOMUNIKASI DI ERA DIGITALTEKNOLOGI Nur Karimah; Muniruddin; Mutarruddin
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 2 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i2.890

Abstract

Etika komunikasi merupakan salah satu aspek fundamental dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, terutama pada era digital yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan akses terhadap media digital telah meningkatkan intensitas pertukaran informasi, tetapi pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan etis, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, fitnah, serta menurunnya kualitas komunikasi di ruang publik digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan etika komunikasi yang tidak hanya berlandaskan rasionalitas, tetapi juga nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika komunikasi dalam perspektif Barat dan Islam, mengidentifikasi persamaan serta perbedaannya, dan mengkaji relevansinya dalam menghadapi tantangan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah berbagai buku, artikel ilmiah, dokumen akademik, serta sumber-sumber Islam berupa Al-Qur'an dan hadis, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi Barat menekankan rasionalitas, kebebasan berpendapat, kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap martabat manusia sebagaimana tercermin dalam pemikiran Aristoteles, Immanuel Kant, dan Jürgen Habermas. Sementara itu, etika komunikasi Islam berlandaskan nilai-nilai wahyu melalui prinsip qaulan sadidan, qaulan layyinan, qaulan ma'rufa, qaulan karima, serta tabayyun sebagai pedoman komunikasi yang berakhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi rasionalitas dalam tradisi Barat dengan nilai moral-spiritual Islam dapat membentuk kerangka etika komunikasi yang lebih komprehensif untuk mewujudkan komunikasi yang bertanggung jawab, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat di era digital.