Nyas Vica Nabila Saffa
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH DIGITAL MARKETING, INFLUENCER MARKETING, DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK AZARINE Nyas Vica Nabila Saffa; Suwitho Suwitho
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBis) Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jimbis.v4i4.8446

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam industri kecantikan di Indonesia mendorong berbagai merek lokal untuk berinovasi dalam memasarkan produknya, termasuk Azarine. Azarine merupakan brand skincare lokal yang berhasil menarik perhatian konsumen melalui berbagai strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh digital marketing, influencer marketing, dan brand image terhadap keputusan pembelian produk Azarine pada mahasiswa STIESIA di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STIESIA Surabaya yang berasal dari generasi Gen Z dan milenial, yang pernah membeli produk Azarine. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, karena jumlah konsumen Azarine di STESIA Surabaya tidak diketahui secara pasti. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebanyak 100 responden, yang dihitung menggunakan rumus Lameshow. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, Uji F, koefisien determinasi dan Uji hipotesis dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) Versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing dan brand image berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk Azarine. Namun, influencer marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Azarine pada mahasiswa STIESIA Surabaya. Hasil menunjukkan bahwa semakin positif citra merek suatu produk di mata konsumen, maka semakin besar pula kecenderungan mereka untuk melakukan pembelian.