Fajar Nuryanto
Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Quality Control Circle (Qcc) Terhadap Innovative Work Behaviour (IWB) Pada Karyawan PT. Aspex Kumbong Cileungsi Fajar Nuryanto; Ratna Tri Hari Safariningsih; Muhammad Rosidi
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v4i2.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai Pengaruh Quality Control Circle (QCC) pada karyawan PT Aspex Kumbong CILEUNGSI, mengetahui kondisi Innovative Work Behaviour (IWB), serta menganalisis pengaruh Pengaruh QCC terhadap IWB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian terdiri atas 150 karyawan PT ASPEX KUMBONGyang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup 18 item pernyataan untuk variabel Pengaruh QCC dan 12 item untuk variabel IWB. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, pengujian instrumen, uji persyaratan analisis, regresi linear sederhana, uji t, analisis korelasi, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pengaruh QCC memiliki nilai rata-rata sebesar 62,35, sedangkan IWB memperoleh nilai rata-rata sebesar 41,03. Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 10,012 + 0,497X. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,518 dengan signifikansi p < 0,001, sehingga Pengaruh QCC terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap IWB. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,688 menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel. Sementara itu, nilai R Square sebesar 0,473 menunjukkan bahwa Pengaruh QCC mampu menjelaskan sebesar 47,27% variasi IWB. Dengan demikian, Pengaruh QCC memiliki hubungan dan pengaruh yang cukup kuat terhadap perilaku inovatif karyawan, sedangkan 52,73% variasi IWB lainnya berada di luar model penelitian dan dapat berkaitan dengan faktor-faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.