This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Aziz Abdillah
Universitas Islam Syarifuddin, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pesantren Kanggo Umat: Dekonstruksi Model Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kearifan Lokal Pesantren Menuju Keadilan Ekonomi Global Aziz Abdillah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.18741

Abstract

Studi ini mengeksplorasi transformasi ekonomi pesantren di Indonesia melalui model "Pesantren Kanggo Umat"—kerangka ekonomi yang berpusat pada masyarakat dan berlandaskan kearifan lokal serta nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi praktik ekonomi pesantren konvensional dan merekonstruksi model alternatif yang mendorong keadilan distributif, keberlanjutan institusional, dan harmoni ekonomi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi kasus kontekstual dan metode analisis isi, makalah ini mengkaji perkembangan historis, filosofis, dan institusional ekonomi berbasis pesantren. Temuan menunjukkan tiga model ekonomi dominan di pesantren: ekonomi berbasis amal, ekonomi produktif-mandiri, dan ekonomi transformasi digital tahap awal. Studi ini mengidentifikasi bahwa pesantren, ketika diberdayakan melalui etika spiritual (ikhlas, barokah, amanah), lembaga koperasi (Kopontren, INKOPONTREN, HEBITREN), dan inovasi digital, dapat menjadi agen kunci keadilan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Diskusi ini menekankan lima pilar model "Pesantren Kanggo Umat": spiritualitas dan etika, pendidikan dan literasi ekonomi, jaringan kelembagaan, kewirausahaan sosial, dan digitalisasi. Model ini menawarkan alternatif paradigmatik terhadap globalisasi kapitalis dengan memprioritaskan keseimbangan antara keuntungan, manusia, dan planet dalam kerangka maqāṣid al-syarī'ah. Kesimpulannya, model "Pesantren Kanggo Umat" berfungsi sebagai kerangka kerja transformatif yang menghubungkan spiritualitas lokal dengan keadilan ekonomi global, dengan implikasi signifikan bagi teori ekonomi Islam, kebijakan nasional, dan kontribusi Indonesia terhadap wacana ekonomi Islam global.