Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Digitalisasi Arsip Sejarah Pesantren Tertua di Majalengka: Studi Kasus Pesantren Cijati Budi Sujati; Mahbub Hefdzil Akbar; Mardani; Agus Permana; Fajriudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Darul Falah Cijati di Kabupaten Majalengka, sebagai salah satu pesantren tertua di wilayah Majalengka, menghadapi permasalahan dalam pendokumentasian sejarah kelembagaan dan pengelolaan arsip sejarah pesantren sebagai bagian dari identitas budaya dan pendidikan Islam lokal. Keterbatasan literasi sejarah, dokumentasi kelembagaan, serta pengelolaan sumber sejarah menyebabkan nilai historis pesantren belum terdokumentasi secara optimal dan belum dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam melakukan inventarisasi, pelestarian, dan penyajian sejarah pesantren melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang digitalisasi arsip sejarah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan mitra, pendampingan pengumpulan sumber sejarah, pelatihan pengelolaan arsip, wawancara sejarah lisan, digitalisasi dokumen, serta penyusunan narasi sejarah kelembagaan pesantren. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan terhadap peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola dokumen sejarah, ketersediaan arsip digital, dan pemanfaatan hasil dokumentasi sebagai sumber informasi pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas pengelola pesantren dalam mendigitalisasi arsip sejarah kelembagaan tertua di Majalengka, tersusunnya bahan sejarah Pondok Pesantren Darul Falah Cijati, serta meningkatnya kesadaran mitra terhadap pentingnya pelestarian warisan sejarah pesantren tentang pesantren tertua di Majalengka. Program pengabdian ini memberikan dampak positif dalam memperkuat identitas kelembagaan, mendukung promosi nilai sejarah pesantren, dan menjadi dasar pengembangan media edukasi sejarah Islam lokal bagi masyarakat.