Desyanadia Putri
niversitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menangani Luka, Menghindari Jerat: Tinjauan Sistematis tentang Strategi Coping Remaja dalam Konteks Kenakalan Desyanadia Putri; Mira Ariyani; Zarina Akbar
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/gxhty676

Abstract

Abstract Juvenile delinquency is a multifaceted and evolving social phenomenon shaped by psychosocial stressors, dysfunctional family environments, and unsupportive social contexts. In response to these pressures, adolescents employ various coping strategies as forms of psychological defense. This study conducts a Systematic Literature Review (SLR) to examine the coping strategies used by delinquent adolescents and the effectiveness of coping-based interventions in reducing deviant behavior. Utilizing PRISMA guidelines and a PICO framework, 14 relevant articles published between 2019 and 2025 were systematically analyzed. The synthesis indicates that adaptive coping—such as problem-focused strategies, social support, and active engagement—contributes to improved psychological well-being and reduced delinquent behavior. Conversely, maladaptive coping, including avoidance, withdrawal, and denial, tends to exacerbate psychological distress and increase the risk of misconduct. Gender differences also emerge, with males more likely to rely on avoidance strategies and females more inclined to seek social support. Coping-based interventions, including Compassion-Focused Therapy and the Good Lives Model, demonstrate effectiveness in enhancing emotional regulation and fostering motivation for behavioral change. Nevertheless, limitations remain in long-term evaluation and the lack of culturally contextualized approaches. Future efforts should focus on developing adaptive, evidence-based interventions that support adolescents’ psychological well-being holistically and sustainably. Keywords: Coping Strategies, Juvenile Delinquency, Adaptive Coping, Maladaptive Coping, Psychosocial Interventions Abstrak Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kompleks dan terus berkembang, didorong oleh tekanan psikososial, latar belakang keluarga disfungsional, serta lingkungan sosial yang kurang mendukung. Dalam menghadapi tekanan tersebut, remaja mengembangkan strategi coping sebagai mekanisme pertahanan diri. Studi ini bertujuan untuk melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap strategi coping yang digunakan oleh remaja pelaku kenakalan serta efektivitas intervensi berbasis coping dalam mengurangi perilaku menyimpang. Dengan menggunakan metode PRISMA dan pendekatan PICO, sebanyak 14 artikel yang relevan dari tahun 2019–2025 dianalisis secara sistematis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa coping adaptif seperti problem-focused coping, dukungan sosial, dan pendekatan aktif berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan psikologis dan penurunan tingkat kenakalan. Sebaliknya, coping maladaptif seperti penghindaran, penarikan diri, dan penyangkalan cenderung memperburuk kondisi psikologis dan meningkatkan perilaku menyimpang. Perbedaan gender juga memengaruhi pola coping, di mana laki-laki cenderung menghindar, sementara perempuan lebih mengandalkan dukungan sosial. Intervensi berbasis coping seperti Compassion-Focused Therapy dan Good Lives Model terbukti efektif dalam memperkuat regulasi emosi dan menumbuhkan motivasi perubahan perilaku. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam evaluasi jangka panjang dan minimnya pendekatan kontekstual terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan intervensi yang adaptif, berbasis bukti, serta berorientasi pada kesejahteraan psikologis remaja secara holistik dan berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi Coping, Kenakalan Remaja, Coping Adaptif, Coping Maladaptif, Intervensi Psikososial