Shela Damayanti
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

JANTUNG PERADABAN ISLAM: ILMU KALAM, FILSAFAT DAN SAINS ERA BANI ABBAS Shela Damayanti
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i4.15286

Abstract

The Abbasid Dynasty is known as one of the golden ages in the history of Islamic civilization, marked by significant advancements in various fields, including knowledge, theology, philosophy, and science. This study aims to examine the progress of the Abbasid Dynasty in these four main areas using a qualitative approach and literature review method. The data analysis techniques employed are content analysis and descriptive analysis. The findings reveal that the advancement of knowledge during the Abbasid period was influenced by translation movements, the establishment of knowledge centers such as the House of Wisdom (Baitul Hikmah), and government support for intellectual development. In the field of theology, prominent figures like Imam Abu Hasan Al-Ash’ari and Wasil bin Atha' made substantial contributions to the development of fundamental Islamic concepts. In philosophy, the thoughts of scholars such as Al-Kindi and Avicenna (Ibn Sina) laid an essential foundation for the future progress of knowledge. Meanwhile, in science, technological advancements such as paper manufacturing and the development of libraries significantly impacted literacy and education among Muslims. This study emphasizes the importance of the Abbasid Dynasty's contributions in laying the foundations of a progressive Islamic civilization that continues to influence the modern world. ABSTRAK Dinasti Abbasiyah dikenal sebagai salah satu masa keemasan dalam sejarah peradaban Islam, yang ditandai oleh kemajuan signifikan di berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan, ilmu kalam, filsafat, dan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemajuan Dinasti Abbasiyah dalam empat bidang utama tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Abbasiyah dipengaruhi oleh gerakan penerjemahan, pendirian pusat-pusat ilmu seperti Baitul Hikmah, serta dukungan pemerintah terhadap pengembangan intelektual. Dalam bidang ilmu kalam, tokoh-tokoh besar seperti Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Wasil bin Atha' memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan konsep-konsep dasar keislaman. Dalam filsafat, pemikiran tokoh seperti Al Kindi dan Ibnu Sina menjadi landasan penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan di masa berikutnya. Adapun dalam bidang sains, kemajuan teknologi seperti pembuatan kertas dan pengembangan perpustakaan memberikan dampak signifikan terhadap literasi dan pendidikan umat Muslim. Penelitian ini menegaskan pentingnya kontribusi Dinasti Abbasiyah dalam meletakkan dasar-dasar peradaban Islam yang maju dan berpengaruh hingga saat ini.