Musifuddin Musifuddin
Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Hamzanwadi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPEMIMPINAN VOKASIONAL ADAPTIF BERBASIS SWOT DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA LULUSAN SMK Saipul Bahri; Muhammad Iqbal; Musifuddin Musifuddin
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i4.15566

Abstract

ABSTRACT Work readiness among vocational high school (SMK) graduates requires schools to align learning, competency development, and partnerships with the business and industrial sectors (DUDI) with the dynamic demands of the labor market. This condition requires school principals to identify internal and external conditions and translate them into adaptive strategies. This study aims to analyze the design and implementation of the leadership strategy of the principal of SMKN 1 Pringgabaya based on a Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis to improve graduates’ work readiness. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, vice principal, department heads, productive subject teachers, Bursa Kerja Khusus (BKK) administrators, students, alumni, and DUDI partners. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, supported by source and technique triangulation. The findings show that the SO strategy strengthens DUDI partnerships, teaching factory, and PKL; the WO strategy improves teacher competence and practical facilities; the ST strategy strengthens work culture and soft skills; while the WT strategy optimizes tracer study and program evaluation. The synthesis of the findings produces Adaptive SWOT-Based Vocational Leadership as the novelty of this study, explaining adaptive leadership through continuous condition mapping, strategy formulation, implementation, and evaluation to strengthen graduates’ work readiness. ABSTRAK Kesiapan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut sekolah menyesuaikan pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) terhadap kebutuhan dunia kerja yang dinamis. Kondisi tersebut membutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu membaca kondisi internal dan eksternal serta menerjemahkannya ke dalam strategi adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perancangan dan implementasi strategi kepemimpinan kepala SMKN 1 Pringgabaya berdasarkan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua jurusan, guru produktif, pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK), siswa, alumni, dan mitra DUDI. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa strategi SO memperkuat kemitraan DUDI, teaching factory, dan PKL; WO meningkatkan kompetensi guru dan sarana praktik; ST memperkuat budaya kerja dan soft skills; sedangkan WT mengoptimalkan tracer study dan evaluasi program. Sintesis temuan menghasilkan Adaptive SWOT-Based Vocational Leadership sebagai kebaruan penelitian yang menjelaskan kepemimpinan adaptif melalui pemetaan kondisi, penetapan strategi, implementasi, dan evaluasi berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan kerja lulusan.
BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA GURU SEBAGAI PREDIKTOR KOMITMEN KERJA GURU BAHASA INGGRIS Syamsul Hadi; Badarudin Badarudin; Musifuddin Musifuddin
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i4.15568

Abstract

ABSTRACT Teacher work commitment is an important foundation for sustaining the quality of learning, particularly amid demands for curriculum change and professional development. This study aims to analyze the relationship between organizational culture and teacher performance and the work commitment of English teachers in public junior high schools across East Lombok Regency. Research examining these two factors as predictors of work commitment in this specific context remains limited; therefore, this study extends empirical evidence on the development of teacher work commitment. This study employed a quantitative explanatory approach with a survey design. The population consisted of 315 English teachers from 105 public junior high schools, with 157 respondents selected through proportionate random sampling. The instrument used a five-point Likert scale comprising 52 reflective indicators. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 and 5,000-resampling bootstrapping. The measurement model met the criteria for validity and reliability and showed no multicollinearity problems. Organizational culture was positively and significantly related to work commitment (β = 0.413; p < 0.001), as was teacher performance (β = 0.340; p < 0.001). Organizational culture was a relatively stronger predictor because it had a larger path coefficient. The model explained 39.9% of the variance in work commitment. These findings strengthen research on teacher work commitment by demonstrating the relevance of organizational and performance-related factors in the context of English teachers in public junior high schools in a regional setting. Strengthening school culture and professional practices should therefore be part of school management strategies. ABSTRAK Komitmen kerja guru merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan kualitas pembelajaran, terutama di tengah tuntutan perubahan kurikulum dan profesionalisme. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan budaya organisasi dan kinerja guru dengan komitmen kerja guru Bahasa Inggris pada SMP Negeri se-Kabupaten Lombok Timur. Penelitian yang menguji kedua faktor tersebut sebagai prediktor komitmen kerja pada konteks ini masih terbatas, sehingga penelitian ini memperluas bukti empiris mengenai pembentukan komitmen kerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif explanatory dengan desain survei. Populasi berjumlah 315 guru Bahasa Inggris pada 105 SMP Negeri, dengan 157 responden yang dipilih melalui proportionate random sampling. Instrumen menggunakan skala Likert lima tingkat dengan 52 indikator reflektif. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4 dan bootstrapping 5.000 resampling. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas serta tidak menunjukkan multikolinearitas. Budaya organisasi berhubungan positif dan signifikan dengan komitmen kerja (β = 0,413; p < 0,001), demikian pula kinerja guru (β = 0,340; p < 0,001). Budaya organisasi merupakan prediktor relatif lebih kuat karena koefisien jalurnya lebih besar. Model menjelaskan 39,9% variasi komitmen kerja. Temuan ini memperkuat kajian komitmen kerja guru dengan menunjukkan keterkaitan faktor organisasional dan kinerja dalam konteks guru Bahasa Inggris SMP Negeri di daerah. Penguatan budaya sekolah dan praktik profesional perlu menjadi bagian dari strategi pengelolaan sekolah.