Komala Dewi
Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE ROLE OF NEWS TRUTHFULNESS AND CREDIBILITY IN SHAPING PURCHASE INTENTION TOWARD CAKE SHOP'S PRODUCTS: BRAND TRUST AS MEDIATOR Komala Dewi; Miharni Tjokrosaputro
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v10i1.37047

Abstract

Maraknya penyebaran berita di media digital menjadikan kebenaran dan kredibilitas berita sebagai faktor kunci dalam membentuk kepercayaan merek dan minat pembelian, khususnya pada industri makanan dan minuman yang rentan terhadap isu negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kebenaran berita, kredibilitas berita, dan kepercayaan merek terhadap minat pembelian setelah adanya pemberitaan di media digital. Untuk penelitian ini, data dikumpulkan secara  purposive sampling melalui kuesioner secara online berbasis Google Form dan diisi oleh 207 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan PLS-SEM. Hasil studi memperlihatkan bahwa kebenaran berita dan kredibilitas berita secara positif dan signifikan meningkatkan kepercayaan merek dan minat pembelian konsumen pada toko kue. Selain itu, hasil penelitian juga menemukan bahwa kepercayaan merek memberikan dampak positif dan signifikan terhadap minat pembelian. Lebih lanjut, hasil uji mediasi menemukan bahwa kepercayaan merek berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kebenaran berita dan kredibilitas berita terhadap minat pembelian, sehingga menunjukkan bahwa kepercayaan merek memperkuat, namun tidak sepenuhnya menjembatani, pengaruh kedua variabel tersebut terhadap minat pembelian. Penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi bisnis dalam mengelola opini publik dan menjaga kepercayaan konsumen di tengah maraknya informasi digital. Pemahaman terhadap konsistensi dalam penyampaian informasi yang akurat serta dapat diandalkan sangat penting untuk mempertahankan minat pembelian dan kepercayaan merek di era keterbukaan informasi. Kontribusi manajerial penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan dan verifikasi konten media sosial secara ketat, serta pengaturan penyebaran informasi produk makanan untuk melindungi konsumen.   The rapid spread of news on digital media has made news truthfulness and credibility critical factors shaping brand trust and purchase intention, particularly in the food and beverage sector, which is highly vulnerable to negative publicity. This vulnerability was recently illustrated by a viral TikTok video alleging a foreign object in a well-known Indonesian cake shop's product, which triggered widespread public scrutiny. Drawing on the Elaboration Likelihood Model (ELM), this study examines how news truthfulness (central-route processing) and news credibility (peripheral-route processing) influence purchase intention, both directly and indirectly through brand trust. Data were collected from 207 respondents familiar with the cake shop industry through an online questionnaire using purposive sampling, and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that both news truthfulness and news credibility significantly and positively influence brand trust and purchase intention, and that brand trust itself significantly and positively affects purchase intention. Mediation analysis further reveals that brand trust partially mediates the relationships between news truthfulness/credibility and purchase intention, indicating that part of their effect on purchase intention is transmitted through brand trust while a direct effect also remains. These findings extend ELM to a crisis-adjacent, digital-marketing context and offer practical implications for cake shop businesses, underscoring the importance of accurate and credible digital communication, and rigorous monitoring and verification of social media content, in managing public opinion and sustaining consumer trust.