Edy Prabowo Witanto
Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah Postmodernisme atau Sejarah Postmodern?; Coppel dan Studi Etnik Cina di Indonesia; Feminisme Perempuan Bakul Iwan Dzulvan Amir; Edy Prabowo Witanto; Febi Indirani
Antropologi Indonesia No 71 (2003): Jurnal Antropologi Indonesia
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini terdiri atas 3 tinjauan buku yang berbeda. Pertama, tinjauan tentang Irony and Crisis: A Critical History of Postmodern Culture karya Stuart Sim yangsering menulis dan membahas postmodernisme. Buku yang ia tulis masih menggunakan narasi sebagai alat komunikasi dan belum beranjak ke bentuk alternatif yang lebih mencerminkan filsafat postmodernisme. Artikel yang kedua merupakan tinjauan atas karya Charles A. Coppel, yakni Studying Ethnic Chinese in Indonesia. Peninjau mengatakan bahwa buku ini merupakan kumpulan esai yang bertutur mengenai pasang surut etnik Cina di Indonesia masa-masa awal Orde Baru(1960-an) hingga awal tahun 2000an. Berbagai essai ini ditulis sejak awal tahun 1970-an (duatahun setelah Soeharto menjadi Presiden RI) hingga tahun 2001 (tiga tahun setelah Soeharto lengser). Tinjauan yang terakhir berbicara tentang Seks, Gender, dan Reproduksi Kekuasaan karya Irwan Abdullah. secara garis besar, peninjau membahas bagaimana kbuku ini membahas perempuan dalam segi ekonomi yang berjuang agar tidal lagi menjadi objek.