Nur Syifa Aini
Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Small Group Discussion terhadap Keaktifan Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran PAI di MTs Al-Mubarakah Samboja Barat Nur Syifa Aini; Iskandar Yusuf
JPIK – Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran Small Group Discussion terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTS Al-Mubarakah Samboja Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa kelas VII yang dipilih sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mengukur variabel strategi pembelajaran Small Group Discussion dan keaktifan belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal serta instrumen penelitian secara umum memenuhi kriteria valid dan reliabel. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,161 (>0,05), sehingga hipotesis alternatif ditolak dan hipotesis nol diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Small Group Discussion tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTS Al-Mubarakah Samboja Barat. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,145 menunjukkan bahwa strategi Small Group Discussion memberikan kontribusi sebesar 14,5% terhadap variasi keaktifan belajar siswa, sedangkan 85,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keaktifan belajar siswa tidak hanya ditentukan oleh strategi pembelajaran, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti motivasi belajar, karakteristik peserta didik, lingkungan belajar, serta kompetensi guru dalam mengelola proses pembelajaran.