St. Navilatuzzahroh
Politeknik Indonusa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Retensi Arsip Rekam Medis Elektronik Di Klinik Pratama Sinta Sirenta St. Navilatuzzahroh; Edy Susena
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1024

Abstract

Pelaksanaan retensi rekam medis merupakan salah satu tahapan penting dalam pengelolaan rekammedis untuk menjamin efisiensi penyimpanan dan ketersediaan informasi sesuai dengan ketentuanyang berlaku. Berdasarkan studi pendahuluan di Klinik X, belum tersedia sistem yang terintegrasiuntuk mendukung proses retensi rekam medis sehingga identifikasi masa retensi, pemantauan statusrekam medis, dan penyusunan laporan masih dilakukan secara sederhana. Kondisi tersebutmenunjukkan perlunya pengembangan sistem informasi yang mampu membantu pengelolaan retensirekam medis secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan SIRENTA (SistemInformasi Retensi Rekam Medis Berbasis Web) sebagai pendukung pelaksanaan retensi rekam medisdi Klinik X. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan modelpengembangan Prototype. Objek penelitian adalah proses pelaksanaan retensi rekam medis danpengembangan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis Berbasis Web (SIRENTA), sedangkan subjekpenelitian meliputi kepala klinik dan petugas administrasi yang bertanggung jawab terhadappengelolaan dokumen rekam medis di Klinik X. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL, kemudian diujimenggunakan Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan.Hasil penelitian menghasilkan aplikasi SIRENTA berbasis web yang memiliki fitur login, pengelolaandata pasien, identifikasi otomatis status rekam medis aktif dan inaktif berdasarkan tanggal kunjunganterakhir, pengelolaan data pemusnahan, serta penyajian laporan retensi. Hasil pengujian menunjukkanbahwa seluruh fitur sistem berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan pengguna sehingga dapatmendukung proses retensi rekam medis secara lebih efektif dan terstruktur.