Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Peran Keluarga Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Kayon Palangka Raya Elmi; Henry Wiyono; Dina Rawan G. Rana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1891

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandaidengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin,atau keduanya. Pengendalian kadar glukosa darah memerlukan keterlibatan keluargasebagai sistem pendukung utama dalam membantu pasien menjalankan pengobatan,mengatur pola makan, melakukan aktivitas fisik, dan memantau kondisi kesehatannya.Berdasarkan fenomena di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya, jumlah penderitadiabetes melitus terus meningkat dan masih banyak pasien yang memiliki kadar glukosadarah tidak terkontrol, sehingga diperlukan optimalisasi peran keluarga dalampengelolaan penyakit.Tujuan: Mengetahui hubungan peran keluarga dengan kadar glukosa darah padapenderita diabetes melitus di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatancross sectional. Populasi penelitian berjumlah 82 penderita diabetes melitus dengansampel sebanyak 45 responden yang dipilih menggunakan teknik ConsecutiveSampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran keluarga dan lembarobservasi kadar glukosa darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil: Sebagian besar responden memiliki peran keluarga kategori cukup sebanyak 38responden (84,4%), sedangkan kadar glukosa darah sebagian besar berada pada kategoritidak terkontrol sebanyak 37 responden (82,2%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkannilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,904 dengan p-value < 0,001 (<0,05), sehingga H0ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengankekuatan hubungan sangat kuat antara peran keluarga dan kadar glukosa darah padapenderita diabetes melitus. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan kadarglukosa darah pada penderita diabetes melitus di UPTD Puskesmas Kayon PalangkaRaya. Semakin baik peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada penderitadiabetes melitus, maka semakin baik pula pengendalian kadar glukosa darah pasien.