Sherafyana Tannyo
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Audit Sistem Informasi, Manajemen Risiko, dan Good Coporate Governance (GCG) Terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) di Perusahaan Sherafyana Tannyo; Indri Enjelina Barus; Monica Hakim; Helen Pratiwi Tampubolon
Journal of Audit and Tax Synergy Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Audit dan Tax Synergy : Vol 3 No 1, January 2026
Publisher : Yayasan Literasi Emas Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67551/v3n1.205

Abstract

Kecurangan (fraud) merupakan permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun nonfinansial bagi perusahaan sehingga diperlukan sistem pengendalian yang efektif untuk meminimalkan risiko terjadinya kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit sistem informasi, manajemen risiko, dan Good Corporate Governance (GCG) dalam pencegahan fraud di perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan melakukan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap berbagai penelitian yang relevan pada periode 2020–2025. Literatur diperoleh dari beberapa sumber ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa audit sistem informasi berperan dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal, menjaga integritas data, serta mendeteksi potensi kecurangan secara dini. Manajemen risiko berkontribusi dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko fraud melalui penerapan strategi mitigasi yang terstruktur. Sementara itu, Good Corporate Governance (GCG) memperkuat transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam tata kelola perusahaan sehingga mampu mengurangi peluang terjadinya fraud. Hasil sintesis literatur juga menunjukkan bahwa integrasi audit sistem informasi, manajemen risiko, dan GCG memberikan pengaruh yang lebih efektif terhadap pencegahan fraud dibandingkan penerapan masing-masing aspek secara terpisah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi ketiga aspek tersebut merupakan strategi penting dalam membangun sistem pencegahan fraud yang berkelanjutan dan mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik.