This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Zulfila Zulfila
Stain Bengkalis; Jalan Lembaga Senggoro Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSRENBANGDES (Studi Kasus Desa Berancah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis) Zulfila Zulfila
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023 (In Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i2.2968

Abstract

Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Berancah adalah sebuah forum tahunan yang membawa bersama para pemangku kepentingan desa untuk meninjau dan menyetujui rencana kerja pembangunan desa (RKP Desa) yang telah direncanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi selama proses pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilakukan di Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes di Desa Berancah masih sangat rendah, sering kali menjadi formalitas semata. Hambatan yang teridentifikasi termasuk kesulitan dalam pengambilan keputusan terkait prioritas program, kesulitan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi karena kurangnya pemahaman akan kebutuhan pembangunan desa, serta keterbatasan analisis kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan di Berancah. Selain itu, sumber daya masyarakat di Desa Berancah masih terbatas, dan sinergi antara sumber dana pembangunan desa belum optimal. Program pembangunan juga belum sepenuhnya didasarkan pada potensi dan karakteristik desa. Dengan temuan ini, diperlukan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes, meningkatkan pemahaman mereka akan kebutuhan pembangunan, dan memperkuat koordinasi serta sinergi sumber daya untuk memastikan program-program pembangunan lebih sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.