p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Lucky Dewanti
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Departemen PG PAUD, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA CERITA BERGAMBAR DI PAUD AL MARYAH Suriyani Suriyani; Lucky Dewanti; Heni Suwarni; Ririn Tjahyaningsih; Abdul Azis
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v15i1.4126

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan keterampilan dasar berbahasa yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini, karena menjadi fondasi bagi kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, hasil pengamatan awal di PAUD Al-Maryah menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 5–6 tahun masih mengalami kesulitan dalam menyimak, seperti kurang fokus, kesulitan menjawab pertanyaan sederhana, serta belum mampu menceritakan kembali isi cerita dengan baik. Kondisi ini menuntut adanya media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun melalui media cerita bergambar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 10 anak di kelompok B Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi keterampilan menyimak anak yang meliputi indikator memperhatikan cerita, menjawab pertanyaan, menceritakan kembali isi cerita, dan menyebutkan tokoh/gambar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan menyimak anak setelah penggunaan media cerita bergambar. Pada tahap pra-siklus rata-rata ketercapaian masih jauh di bawah kriteria ketuntasan, sedangkan setelah tindakan pada siklus kedua seluruh anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan rata-rata pencapaian 100%. Dengan demikian, penggunaan media cerita bergambar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA KARTU HURUF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KB HIDAYATUSSHOLIHIN Lucky Dewanti; Saadah Saadah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v15i1.4127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan di kelompok B KB Hidayatussholihin Kecamatan Ciampea melalui media Kartu Huruf. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 17 anak usia 5-6 tahun di KB Hidayatussholihin Kecamatan Ciampea yang terdiri dari 11anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kegiatan belajar mengajar (KBM), test membaca permulaan, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam peneliatan ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH), catatan lapangan (field note) dan test membaca permulaan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator dari keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjakan 75% atau lebih, maka anak mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil data yang didapatkan bahwa peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui media kartu huruf dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase nilai rata-rata akhir persiklus. Pada pra siklus anak baru menunjukan kemampuan membaca permulaan sebanyak 31% , yakni tingkat pencapaian perkembangan belum berkembang. Sedangkan pada siklus 1 mencapai 47% dan di siklus 2 mencapai 75%