Roberta Simarmata
Institut Teknologi dan Sains TD. Pardede, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Keberadaan Sesar Berdasarkan Survey Geofisika dan Geoteknik Studi Kasus: Tunnel Samarinda Efa Octavia Jawak; Bonar Sari Monang Naibaho; Johana Sihol Marito Purba; Roberta Simarmata; Mayono Suko Marbinoto
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.825

Abstract

p Samarinda merupakan salah satu kota terbesar di provinsi Kalimantan Timur dan merupakan pusat perekonomian dan pemerintahan di Indonesia Mobilitas lalu lintas yang tinggi memerlukan rencana pembangunan terowongan sepanjang 400 meter untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas Dalam pembangunan sebuah terowongan mengetahui keberadaan struktur di lokasi rencana pembangunan tunnel menjadi suatu hal yang sangat penting sebelum dilakukan pembangunan Berdasarkan hasil survey geologi lokasi penelitian didominasi material Soil Claystone high weather claystone medium weather serta sandstone dengan kualitas massa batuan yang dominan berada pada RMR kelas II kelas III dan IV Berdasarkan hasil pengeboran geoteknik didapatkan hasil pengeboran pada BH 8 kedalaman 35 50 meter memiliki Rock mass quality class IV V dengan nilai RMR lt;20 sampai dengan 44 Hal tersebut membuktikan bahwa kualitas material dikedalaman tersebut buruk sampai dengan sangat buruk Hal tersebut diduga sebagai posisi jalur sesar yang berada di bukit gajah yangmana area tersebut akan masuk kedalam lokasi rencana pembangunan tunnel nantinya Berdasarkan hasil survey geofisika menggunakan metode seismik downhole didapatkan hasil nilai kecepatan gelombang primer yang mendukung dengan hasil pengeboran dan kualitas RMR lokasi BH 8 Dari hasil pengukuran seismik downhole didapatkan nilai VP yang mengalami penurunan drastis di kedalaman 30 sampai 44 meter yaitu 1518 m s sampai dengan 1476 m s Hal ini semakin memperkuat posisi keberadaan sesar di lokasi pembangunan tunnel p