Rizkiana Karmelia Shaura
Universitas Bina Sarana Informatika Depok

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Sub-Sektor Airlines Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Muhamad Fahri Nugroho Saputro; Rizkiana Karmelia Shaura
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1512

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren, perbandingan, dan risiko kebangkrutan pada perusahaan sub-sektor airlines di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024 akibat dampak pandemi COVID-19 menggunakan metode Altman Z-Score Modifikasi 1995 (Versi 3). Melalui pendekatan kuantitatif non-statistik dan sampel jenuh, seluruh populasi yang terdiri dari tiga perusahaan diteliti, yaitu PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menggunakan data sekunder laporan keuangan tahunan dari BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara industri sub-sektor airlines berada dalam kondisi financial distress dengan nilai rata-rata Z-Score keseluruhan sebesar -7,53. Dinamika kesehatan keuangan antar perusahaan bergerak sangat fluktuatif, PT AirAsia Indonesia Tbk menjadi perusahaan paling kritis yang konsisten berada di zona financial distress akibat membengkaknya defisit modal kerja dan ekuitas negatif dengan skor akhir -20,95 pada tahun 2024. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan tren fluktuatif karena sempat membaik ke grey area pada tahun 2022 dengan skor 1,63 berkat restrukturisasi utang PKPU, sebelum akhirnya jatuh kembali ke zona financial distress pada tahun 2023 dengan skor -1,64 dan 2024 dengan skor -2,11. Sedangkan, PT Jaya Trishindo Tbk terbukti paling adaptif dan menunjukkan pemulihan paling efektif sehingga nilai Z-Score yang dihasilkan membaik hingga mencapai angka -0,47 pada tahun 2024.