Insan Kamil
Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Interpersonal Barista Starbucks dalam Membangun Starbucks Experience terhadap Kepuasan Konsumen di Starbucks Terminal 3 Airside Bandara Soekarno Hatta Insan Kamil
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi interpersonal barista Starbucks dalam membangun Starbucks Experience terhadap kepuasan konsumen di Starbucks Terminal 3 Airside Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses komunikasi yang dilakukan barista dalam memberikan pelayanan kepada konsumen di lingkungan bandara yang memiliki mobilitas tinggi. Informan penelitian terdiri atas tiga barista sebagai informan utama dan dua konsumen sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi interpersonal barista telah diterapkan secara efektif melalui lima dimensi komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Penerapan strategi tersebut diwujudkan melalui sapaan yang ramah, kemampuan memahami kebutuhan konsumen, pelayanan yang responsif, komunikasi yang personal, serta perlakuan yang adil kepada seluruh pelanggan. Praktik komunikasi tersebut berperan penting dalam membangun Starbucks Experience melalui terciptanya hubungan emosional, kenyamanan, dan pengalaman pelayanan yang berkesan. Selain itu, komunikasi interpersonal yang berkualitas terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen, yang ditunjukkan melalui munculnya umpan balik positif, pembelian ulang (repeat order), dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal merupakan faktor strategis dalam menciptakan pengalaman pelanggan sekaligus meningkatkan kepuasan konsumen, khususnya pada lingkungan pelayanan dengan karakteristik mobilitas tinggi seperti bandara.