Muhammad Faisal Husna
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Remaja Mesjid Melalui Inovasi Agroedulingkungan Sebagai Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Alistraja Dison Silalahi; Muhammad Faisal Husna; Tina Herianty Masitah; Saddam Arafit Siregar; M. Thahir Ramadhan Harahap
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 3: September 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i3.953

Abstract

p Remaja mesjid An-Nuh BPRPI kampung menteng berada di lingkungan penyebaran narkoba, dampak kondisi perekonomian masyarakat yang minim, remaja rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Tiga permasalahan prioritas yang dihadapi kelompok remaja masjid yakni aspek sosial ekonomi kemasyarakatan, produktifitas, manajemen.  Aspek Sosial Ekonomi Masyarakat (Berdampingan dengan lingkungan penyebaran narkoba ilegal, sehingga peluang memperoleh pekerjaan hilang, remaja menjadi gaet pengguna narkoba, mengantar ke lokasi, jual beli kendaraan bodong, perkelahiaan antar pemuda dalam mendapatkan lahan jasa antar pengguna narkoba). Aspek produktifitas (Pekarangan yang luas mendukung kewirausaahan remaja mesjid dengan budidaya ikan lele, jumlah anggota Remaja Mesjid An Nuh, aktivitas dakwah dan pengkaderan).  Aspek Manajemen (Partisipasi remaja mesjid dalam pemberdayaan, fungsi mesjid / BKM dalam memberikan pendampingan dan keterampilan kegiatan dakwah dan kewirausahaan bagi remaja mesjid, pengawasan dan evaluasi kegiatan remaja mesjid). Tujuan pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat dengan sasaran mitra Remaja Mesjid An Nuh yakni membentengi pemuda maupun remaja dalam pengaruh peredaran narkoba sehingga remaja dapat meningkatkan kreatifitasnya dalam dakwah maupun keterampilan kewirausahaan yang bernaung dalam lingkup fungsi dan pengawasan masjid sebagai pusat dakwah, peribadatan dan peradaban islam. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pelatihan penerapan teknologi serta pendampingan, evaluasi. Hasil Pelaksnaan PkM diperoleh tingkat pemahaman yang meningkat sosialisasi Peraturan Povinsi Sumatera Utara terkait fasilitasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba. Keaktifan remaja mesjid dalam mengikuti pelatihan Budidaya ikan lele, grafting tanaman buah dan bunga, akuntansi keuangan mesjid, kader dawah remaja diperoleh peningkatan pemahaman yang sangat signifikan. Sehingga dapat disimpulkan pelaksanaan PkM memberi dampak positif dalam menyelesaian permasalahan mitra.
Pemberdayaan Remaja Mesjid oePendekatan Berbasis Edulingkungan (Pelaksanaan Program Sosialisasi dan Pelatihan Kader Dawah Remaja Mesjid Raya An-Nuh) Raja Fanny Fatahillah; Zainuddin Nur; Alistraja Dison Silalahi; Muhammad Faisal Husna
Journal Liaison Academia and Society Vol 4 No 3: September 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v4i3.1062

Abstract

p Tujuan kegiatan pemberdayaan remaja mesjid dilaksanakan merupakan upaya memberikan solusi pemacahan masalah yang dihadapi oleh Kelompok Remaja Mesjid dengan kajian kajian akademik dan pengetahuan terkait Kader dawah dan bahaya narkoba yakni pencegahan penyalahgunaan narkona dan upaya menghindari serta melindungi dari pengedaran bahaya narkoba. Memberikan kesempatan kepada Dosen dan mahasiswa dalam membantu permasalahan yang dihadapi kelompok remaja mesjid. Pengadaan program latihan kader dawah dan sosialisasi bahaya narkoba bagi kelompok remaja mesjid dalam meningkatkan kemampuan berdakwah sehingga dapat  meningkatkan jati diri dalam terhindar dari lingkungan yang kurang mendukung. Sosialisasi dan Pelatihan dilaksanakan pada kelompok Remaja Mesjid Raya An-Nuh yang berada di jalan Afnawi Nuh Desa Amplas Kecamatan Percut Seituan. Adapun hasil yang diperoleh dimana perubahan kondisi sebelumnya pelaksanaan PkM telah memiliki pengetahuan memadai terkait digital, model model dawah. Mitra PkM sudah diberikan sosialisasi dan pemahaman lebih memahami pengelolaan waktu dan mampu membuat konten dawah yang menarik dan memberi pelajaran, upgrade keilmuan selama pelatihan yang relevan dengan kegiatan dawah