Hari Ghanesia
Program Studi Sarjana Keperawatan, Universitas Indonesia Maju

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI RAWAT INAP CATTLEYA RS UMMI BOGOR TAHUN 2025 Nurul Ainul Shifa; Hari Ghanesia; Tiara Azzahra Puteri
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.84

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk membantu mengontrol tekanan darah pada lansia. Salah satu intervensi tersebut adalah terapi relaksasi otot progresif, yaitu teknik kontraksi dan relaksasi otot secara sistematis yang dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Ruang Rawat Inap Cattleya Rumah Sakit UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok pretest dan posttest. Jumlah responden sebanyak 30 lansia penderita hipertensi yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah pemberian terapi relaksasi otot progresif. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif. Terapi relaksasi otot progresif terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dan dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mendukung pengendalian hipertensi di rumah sakit.