Lannasari
Program Studi Sarjana Keperawatan, Universitas Indonesia Maju, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERKAIT DETEKSI DINI AMBLIOPIA DI RS JEC MENTENG TAHUN 2025 Dela Ayu Maharani; Stella Sancka; Lannasari
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.217

Abstract

Ambliopia merupakan gangguan perkembangan penglihatan pada anak yang ditandai dengan penurunan ketajaman visual tanpa kelainan struktural dan tidak dapat dikoreksi secara optimal dengan alat bantu optik. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen apabila tidak dideteksi sejak dini. Deteksi dini sangat bergantung pada pengetahuan orang tua yang masih tergolong rendah, sehingga perawat memiliki peran penting dalam memberikan promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua mengenai deteksi dini ambliopia di Jakarta Eye Center Menteng tahun 2025. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Edukasi kesehatan diberikan oleh perawat, dan tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Hasil yang didapatkan yaitu nilai rata-rata pengetahuan sebelum intervensi adalah 57,33 dan meningkat menjadi 91,00 setelah promosi kesehatan, dengan selisih rerata 33,667. Sebanyak 97% responden berada dalam kategori pengetahuan baik setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Dengan demikian promosi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan orang tua mengenai deteksi dini ambliopia dan dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah keterlambatan diagnosis pada anak.