Kristiova Masnita Saragih
Poltekkes Kemenkes Maluku, Ambon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Bahaya Malaria pada Ibu Hamil di Desa Bomaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun 2026 Kristiova Masnita Saragih; Sony Bernike Magdalena Sitorus
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.284

Abstract

Mitra dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Desa Bomaki dengan tujuan memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil mengenai bahaya malaria. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh laporan Dinas Kesehatan Maluku yang menunjukkan bahwa angka kejadian malaria berkisar antara 10–15 kasus per 1.000 penduduk di beberapa wilayah terpencil, termasuk Desa Bomaki. Tingginya angka kejadian tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain sanitasi lingkungan dan akses air bersih yang belum memadai, keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis, serta rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai bahaya malaria selama kehamilan. Solusi yang ditawarkan adalah peningkatan pengetahuan melalui program edukasi kesehatan tentang bahaya malaria pada ibu hamil serta evaluasi efektivitas program yang dilaksanakan. Luaran yang ditargetkan meliputi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan malaria, perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan, peningkatan kesadaran untuk segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami kondisi berisiko selama kehamilan, serta publikasi artikel pada jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terakreditasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim pengabdian menerapkan strategi pelaksanaan secara bertahap yang diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi melalui metode ceramah dan diskusi, serta diakhiri dengan evaluasi pengetahuan untuk menilai efektivitas program yang telah dilaksanakan.