Jeki Sepriandi Amanit
Sekolah Tinggi Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga, Jawa Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Gereja dalam Menyikapi Fenomena Pernikahan Dini: Studi Kasus GKAI Jemaat Tumut, Boyolali, Jawa Tengah Jeki Sepriandi Amanit; Verry Willyam
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 15 No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v15i1.374

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di berbagai daerah Indonesia, termasuk di GKAI Jemaat Tumut, Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Fenomena ini dipengaruhi oleh faktor ekonomi, budaya, tingkat pendidikan, serta tekanan sosial yang kuat. Dampak pernikahan usia dini sangat luas, mulai dari risiko kesehatan, rendahnya kesejahteraan, hingga ketidakstabilan rumah tangga. Dalam perspektif gereja, pernikahan bukan hanya ikatan sosial tetapi juga komitmen spiritual, sehingga menuntut kesiapan fisik, emosional, dan iman yang matang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gereja dalam menyikapi pernikahan dini melalui pendampingan pastoral. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan etnografi, melalui observasi, wawancara dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, serta analisis dokumen gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pembinaan moral, dan bimbingan pastoral untuk membantu kaum muda memahami pentingnya kesiapan sebelum menikah. Gereja juga berperan membangun kesadaran jemaat mengenai dampak negatif pernikahan dini serta mendorong terbentuknya kebijakan gerejawi yang lebih responsif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa gereja perlu hadir secara aktif dalam menghadapi tantangan sosial melalui pendekatan pastoral yang komprehensif dan berkelanjutan.