Santuso Santuso
STP Khoiru Ummah Jember, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indirect Criticism Strategies in Sigit Sugiana’s Content: A Pragmatic Study Santuso Santuso; Sukarno Sukarno
International Journal of Pedagogical, Humanities and Social Studies Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : CV Projurnal Mitra Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66324/ijphss.v2i1.237

Abstract

The development of social media has given rise to various forms of social criticism delivered creatively through indirect language strategies. This phenomenon indicates that criticism is not always expressed explicitly. This study aims to describe the pragmatic strategies used by Sigit Sugiana in delivering criticism toward government policies, public officials’ statements, and social phenomena. It highlights how indirect criticism can function effectively while maintaining politeness in digital public communication. This research employs a qualitative descriptive method. The data consist of linguistic units containing criticism in the form of words, phrases, and sentences collected from 15 YouTube videos uploaded by Sigit Sugiana between January and February 2026. Data were gathered using observation and note-taking techniques. The analysis applies a pragmatic approach, drawing on theories of conversational implicature, indirect speech acts, and off-record politeness strategies. The results show that criticism is realized through five pragmatic strategies: irony, humor and hyperbole, analogy, metaphor and symbolism, and parody with role simulation. All these strategies fall under off-record politeness, conveying criticism implicitly through indirect meaning. This study contributes to digital pragmatics by demonstrating that social criticism on social media employs complex and indirect linguistic strategies, and it opens avenues for further research on different platforms and content creators.
News Construction of the Kanjuruhan Tragedy by Sindonews.com (Critical Discourse Analysis) M. Riza Azizi; Santuso Santuso
Synergy: Journal of Communication and Media Vol. 1 No. 1 (2025): Synergy: Journal of Communication and Media
Publisher : Sinergi Research Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68111/sjcm.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi pemberitaan tragedi Kanjuruhan oleh Sindonews.com. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap ideologi yang dibangun oleh media massa tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif kritis. Data berupa data lingual yang bersumber dari lima berita yang diterbitkan Sindonews.com pada November 2022. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan metode analisis tiga dimensi dari analisis wacana kritis Norman Fairclough, yaitu analisis tekstual, praktik kewacanaan, dan praktik sosial budaya. Hasil analisis dimensi teks menunjukkan bahwa dua berita menonjolkan dukungan kepada korban dengan mengkritik aparat keamanan, sementara tiga berita membela kepolisian dan mengkritik PSSI yang dinilai kurang kredibel. Analisis praktik kewacanaan mengungkap strategi penyajian berita yang tampak netral dan berimbang, menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami, serta memahami pola pikir pembaca yang cenderung menilai informasi dari permukaan. Analisis praktik sosial budaya menunjukkan bahwa pemberitaan tersebut dipengaruhi oleh situasi saling tuding pasca-tragedi, keterlibatan lembaga seperti Bareskrim dan PSSI, serta kecenderungan konsumtif masyarakat terhadap informasi. Variasi fokus pemberitaan digunakan Sindonews.com untuk memberi sudut pandang komprehensif dan menempatkan tanggung jawab pada berbagai pihak.