Perkembangan era digital mendorong pemanfaatan berbagai media pembelajaran berbasis teknologi, namun penerapannya belum merata akibat keterbatasan akses di sejumlah lingkungan pendidikan. Kondisi tersebut menuntut adanya alternatif media pembelajaran yang tetap efektif dan inklusif, salah satunya melalui penggunaan media audio cetak yang mengombinasikan unsur audio dan bahan cetak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media audio cetak dengan interaktivitas pembelajaran siswa di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII D SMP H Wukirsari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio cetak memiliki hubungan positif dengan interaktivitas pembelajaran siswa, yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan, partisipasi dalam diskusi kelas, serta peningkatan fokus dan pemahaman terhadap materi pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi terhadap 13 siswa, mayoritas siswa berada pada kategori aktif dan cukup aktif dengan tingkat fokus belajar pada kategori fokus hingga sangat fokus. Media audio cetak juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih variatif dan menarik, serta mengakomodasi gaya belajar auditori dan visual siswa. Dengan demikian, media audio cetak dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dan inklusif, khususnya pada lingkungan pendidikan yang memiliki keterbatasan akses teknologi digital.