Athoillah
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Job Insecurity dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui mediasi Kepuasan Kerja: Studi Karyawan Outsourcing Produksi PT Sango Ceramics Indonesia Cinta Ananda; Athoillah
Unnes Business Quarterly Vol. 1 No. 1 (2025): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana job insecurity dan stress kerja memengaruhi kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, data dikumpulkan dari 100 karyawan produksi outsourcing di PT Sango Ceramics Indonesia. Model persamaan struktural (SEM) dengan SmartPLS 4.0 digunakan sebagai alat analisis. Hasil menunjukkan bahwa job insecurity dan stres kerja secara signifikan memengaruhi kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja memediasi sebagian dari pengaruh tersebut. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap rasa aman dalam pekerjaan dan tekanan kerja yang dirasakan karyawan memiliki peran penting dalam menentukan kepuasan dan kinerja mereka. Job satisfaction menjadi faktor yang menjembatani hubungan tersebut, sehingga perusahaan perlu memperhatikan aspek kepuasan kerja untuk menjaga performa karyawan outsourcing produksi.Studi ini menekankan pentingnya perhatian terhadap faktor psikologis seperti keamanan kerja dan stres dalam menjaga kinerja karyawan outsourcing.
PERAN KEPUASAN KERJA DALAM MENGHUBUNGKAN PENGARUH KEPEMIMPINAN ETIS DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Mutiara Assyifa; Athoillah
Unnes Business Quarterly Vol. 1 No. 1 (2025): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuanĀ  mengetahui pengaruh kepemimpinan etis dan beban kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variable mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Sekretariart Daerah Kabupaten Jepara dengan jumlah 194 orang dengan total sampling sebagai metode pengambilan sampel. Metode analisis data menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja tidak memiliki pengaruh signifika terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan, sedangkan kepemimpinan etis terbukti berpengruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Dan, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian mendatang diharapkan mampu menambah pereferensi variable atau menggunakan objek dari sektor berbeda agar memperolek perspektif yang luas dan temuan yang lebih general
Pengaruh Emotional Intelligence dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan : Peran Mediasi Organizational Citizenship Behavior Studi Pada Karyawan PT Merah Hitam Group Feliant Khairunni; Athoillah
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam pencapaian tujuan organisasi, khususnya pada industri kreatif yang menuntut kolaborasi dan adaptabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh emotional intelligence dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan dengan organizational citizenship behavior (OCB) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian berjumlah 75 karyawan PT Merah Hitam Group. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional intelligence, kepemimpinan transformasional, dan OCB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, emotional intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB, sedangkan kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh terhadap OCB. OCB terbukti memediasi secara parsial pengaruh emotional intelligence terhadap kinerja karyawan, namun tidak memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kecerdasan emosional karyawan dalam mendorong perilaku ekstra-peran dan peningkatan kinerja organisasi.